Gerak Cepat Brimob Polda Sumbar Evakuasi Warga Terdampak Banjir Padang9 hours ago • Tribrata News
Tribratanews.polri.go.id – Padang. Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Sumatera Barat mengerahkan 300 personel untuk membantu penanganan banjir dan mengevakuasi warga terdampak akibat tingginya curah hujan di Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (10/10/2026).Hingga Minggu (11/10/2026), personel Brimob masih melakukan pencarian dan pertolongan (SAR) di sejumlah titik banjir. Pengerahan personel ini merupakan langkah cepat Polri untuk membantu masyarakat menghadapi situasi darurat sekaligus mengutamakan keselamatan warga.Operasi SAR dipusatkan di tiga lokasi, yakni Perumahan Lumin Park, Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah; Dadok Tunggul Hitam; serta Guo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.Sebanyak 300 personel dibagi menjadi tiga tim untuk mempercepat penanganan di lapangan. Tim pertama berkekuatan 200 personel dipimpin Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik, S.I.K., M.H., dengan lokasi penugasan di Perumahan Lumin Park.Tim kedua terdiri atas 50 personel Batalyon A Pelopor yang dipimpin Ipda Abdul Hamid. Tim ini bertugas di kawasan Dadok Tunggul Hitam. Sementara itu, tim ketiga berkekuatan 50 personel dari Detasemen Gegana dipimpin Wakil Komandan Detasemen Gegana Kompol Tomi Harianto untuk menangani situasi banjir di wilayah Guo, Kecamatan Kuranji.Untuk mendukung operasi, personel dilengkapi berbagai peralatan SAR, di antaranya perahu karet, pelampung, helm keselamatan, tali karmantel, alat komunikasi, mesin tempel, serta kendaraan operasional dan angkutan personel. Peralatan tersebut digunakan untuk memperlancar proses evakuasi dan menjaga keselamatan petugas selama bertugas.Berdasarkan laporan sementara, sekitar 300 warga telah dievakuasi dari kawasan Perumahan Lumin Park. Sementara itu, di wilayah Guo, Kecamatan Kuranji, sebanyak 30 warga juga telah dievakuasi dari lokasi terdampak banjir.Pendataan awal menunjukkan sekitar 100 rumah terdampak banjir di Perumahan Lumin Park. Di wilayah Guo, Kuranji, tercatat lima rumah terdampak. Adapun personel yang bertugas di Dadok Tunggul Hitam tetap disiagakan untuk membantu penanganan sesuai perkembangan situasi di lapangan.Secara keseluruhan, laporan sementara mencatat sekitar 700 rumah mengalami genangan banjir di sejumlah kawasan Kota Padang. Pendataan lanjutan masih diperlukan untuk memastikan jumlah rumah terdampak dan kondisi warga secara menyeluruh.Kehadiran personel Brimob di lokasi bencana diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi, membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan, serta meminimalkan risiko akibat banjir.Selain mengevakuasi warga, personel SAR Brimob terus bersiaga untuk merespons kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak. Sejumlah kebutuhan yang menjadi perhatian meliputi senter, pelampung, jas hujan, generator listrik atau genset, powerbank, makanan siap saji, dan air mineral.Dukungan perlengkapan dan kebutuhan pokok tersebut penting untuk membantu warga menghadapi kondisi darurat, terutama ketika banjir menghambat aktivitas sehari-hari dan akses terhadap kebutuhan dasar.Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik mengatakan, seluruh personel dikerahkan untuk membantu mengevakuasi warga dan memastikan keselamatan masyarakat di lokasi terdampak.“Kami mengerahkan personel dan perlengkapan SAR untuk membantu warga yang terdampak banjir. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, dan personel akan terus bersiaga serta berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.Penanganan banjir di Kota Padang membutuhkan kesiapsiagaan dan koordinasi seluruh unsur terkait. Kecepatan bertindak serta sinergi petugas di lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan warga terdampak mendapatkan pertolongan secara optimal.Hingga laporan ini disusun, personel Satbrimob Polda Sumbar masih melanjutkan operasi SAR dan evakuasi di sejumlah lokasi terdampak. Pemantauan situasi serta kebutuhan masyarakat terus dilakukan untuk mendukung penanganan bencana dan membantu warga melewati kondisi darurat akibat banjir.(Ad/hn/rs)